Mengenai Saya

Seorang bocah yang senang menyendiri bersama seekor bocah kecil yang pintar mengoceh ria menyenangkan hati. Manusia biasa yang sederhana saja.
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Yahoo Answer

Memaafkan seorang sahabat bagaimanakah caranya?

saya punya teman yang sangat akrab sekali. tapi karena sebuah kesalahpahaman saya jadi berantem sama dia. kami sampai saat ini tidak pernah bertegur sapa istilahnya "perang dingin" itu sudah berbulan2 dan saya akhirnya mencoba berdamai dengan waktu karena kesalahpahman itu. mencoba memaafkan tapi rasanya butuh waktu yang lamaa... sekali

pertanyaan saya:

> jika dia sudah minta maaf tapi saya masih butuh waktu untuk memaafkan (sedang mencoba), apakah saya ternasuk orang yang egois ?

> bagaimana menyembuhkan hati yang tersakiti karena teman saya itu?

> bagaimana cara menyambung tali persahabatan saya dengannya, tapi tidak menjatuhkan harga diri saya (dalam artian: saya ngemis2 ke dia)

mohon bantuannya^^ sekian... terimakasih^^
 
Jawaban
1. menurut aku kalo kamu butuh waktu buat maafin dia itu wajar . tapi jangan sampe kesalahan nya itu dipendam terus di hati . yg udah mah udah aja, dan jangan nginget2 tentang kesalahan dia lagi . kamu ngobrol aja biasa ke dia . terus kamu sama temen kamu juga ngomong baik2 biar temen kamu ga ngulangin kesalahan itu lagi . pokoknya jangan sampe musuhan lama2, ntar balikannya lagi malah tambah susah . oke ?
 
2.> jika dia sudah minta maaf tapi saya masih butuh waktu untuk memaafkan (sedang mencoba), apakah saya ternasuk orang yang egois ? YA

> bagaimana menyembuhkan hati yang tersakiti karena teman saya itu? terima maafnya dg hati

> bagaimana cara menyambung tali persahabatan saya dengannya, tapi tidak menjatuhkan harga diri saya (dalam artian: saya ngemis2 ke dia)? permasalahan ada pada dirimu, karena kau masih memndam rasa, nah sebaiknya mulai dari dirimu saja, hilangkan permasalahan kalian yang dulu-dulu, rajut kembali persahabatan kalian dan jadikan kesalahan masa lalu sebagai pelajaran

sudah dibantua sesuai kemampuan... terimakasih kembali
buka dan bacalah Surah An-Nisaa : ayat 1, 85 dan 114

3. egois sih ttidak, tapi u adalah orang yang merasa dirimu paling bnr, dan itu tdk baik, setiap kan pasti pernah berbwt salah, kamu pun pasti pernah bukan??
menyembuhkan hati yg tersakiti itu gk perlu, n harusnya u gk perlu sakit hati, seharusnya kalian saling introspeksi diri, mungkin kamu gaksengaja menyakiti hti sahabat mu itu, sehingga dia membalasnya. ibarat kata "gak akan ada asap tanpa da.a api"...
mungkin kamu bisa mencoba membantu masalahnya ketika dia sedang kesulitan, pasti dia bakal mikir kalau kamu telah memaafkan.a...
 
4. >kamu bkn orang eg0is ko, kn nama nya jg lg menc0ba(menc0ba lbh baik kan dripada tdk sama sekali)
>cara mema'af kan nya,,, c0ba dEh kamu men9ingat2 kenangan2 yg membaha9iakan/menyenangkan.
>lama2 jg kalian akan akraB lg kalo sering bertegur sama, lwt sms,fB, atau ketemu langsung..... ^_^. MaksH
 
Jawaban dari saya untuk sayangku di sana:)
 
Sebenarnya kamu tidak perlu bertanya bagaimana memaafkan, karena jawaban itu sudah ada dalam hatimu. Tapi kamu ragu. Kamu tidak mau disakiti lagi. Hati dan pikiranmu saling dorong mendorong. Hatimu sudah berkata dan tersenyum tapi pikiranmu belum siap menerimanya. Lihat hati nuranimu..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Baca 2

Sahabat adalah teman terbaik yang kita miliki. Kita melewati suka duka bersama.Tapi ketika sahabat kita mengkhianati kita. Apa yang akan sobat lakukan?

Kita tidak akan pernah berpikir sahabat yang sangat kita percayakan akan mengkhianati kita. Namun, bila hal ini terjadi, apa yang akan sobat lakukan? Membencinya? Melukapakannya?,Atau memaafkannya?? .Hal ini akan sulit dijawab.

Membencinya?.
Jika sobat memilih untuk membencinya maka sobat tidaklah beda dengan sahabat mu itu.

Apa yang akan didapat dari membencinya?
Kebencian hanya akan membawa kehancuran. Saat rasa benci telah masuk ke dalam diri mu, maka akan timbul niat untuk mencelakakan dia. Timbul pula niat untuk menghancurkan hidup dia. Dan proses ini akan terus berulang. Ketika sobat berhasil menghancurkan hidup sabahat sobat, maka sahabat mu akan semakin membenci mu dan berniat membalas dendam lagi. Ingatlah. Kebencian tidak akan pernah berakhir jika dibalas dengan kebencian. Oleh karena itu, membencinya bukanlah jalan yang terbaik.

Melupakannya?
Tidaklah mudah untuk melupakan seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita. Apalagi kita pernah melewati masa-masa bersama. Perlu diketahui, seorang nenek yang sudah tua sekalipun tidak akan pernah melupakan kenangan manis di masa mudanya. Semakin berusaha melupakannya,akan semakin menderita karena dia tidak pernah bisa menghilang dari pikiran mu. Jadi, melupakannya juga bukan merupakan jalan terbaik.

Hal yang terbaik adalah memaafkannya. Namun, kita tahu kalau memaafkan ini susah dalam mempraktekannya. Memaafkan seseorang yang mengkhianati kita adalah hal tersulit dalam hidup kita. Walau kita bisa berkata pada orang lain kalau tidak membencinya, sudah memaafkannya. Namun, hati berkata beda.
Masih belum bisa memaafkan dia sepenuhnya.

Oleh karena itu, bagaimana caranya agar kita bisa memaafkannya?
Berpikirlah positif. Berpikirlah mengapa dia melakukan hal demikian. Setiap tindakan pasti ada sebabnya. Pasti ada sesuatu dibalik semua ini. Mungkin ada sikap kita yang salah yang membuat dia membenci kita. Tidak perlu bertanya kepada dia apa penyebabnya. Cukup kita pikirkan sendiri. Berpikirlah positif. Setelah itu, ingatlah masa-masa bersama melewati berbagai macam suka duka. Dan Dia telah banyak membantu.

Renungkan baik-baik. Setelah direnungkan, mungkin ada 3 jawaban yang bisa keluar. “Saya memaafkan dia”,“Saya tidak mau memaafkan dia”,“Saya tetap tidak tahu apa yang terbaik yang harus saya lakukan”.

Jika “Saya memaafkan dia”, maka ambil handphone. Kirimkan sms kepadanya itu dengan pesan “Saya telah memaafkan semua yang kamu lakukan kepada saya dan saya akan selalu menjadi sahabatmu''. Berharaplah dengan mengirimkan sms seperti ini hatinya akan terbuka dan membalas sms kita dengan pesan “Saya tahu saya salah. Maafkan saya”. Ini adalah hal terbaik yang bisa terjadi.

Jika dia tidak membalas atau justru membalas dengan cacian, lepaskanlah sahabatmu ini. Namun, jangan pernah membencinya.

Jika “Saya tidak mau memaafkan dia”. Berarti kita hanya akan selalu berada di dalam lingkaran kebencian.Ingatlah. Di saat sedang membenci sahabat itu, marah-marah bagai orang gila,mungkin sahabatmu itu sedang asik di rumahnya sambil tertawa. Dia tidak akan tahu apa yang kita lakukan itu.

Jika “ Saya tetap tidak tahu apa yang terbaik yang harus saya lakukan”maka ini adalah orang yang tidak punya pendirian. Tidak bisa memutuskan hal terbaik buat diri sendiri. Apapun yang di lakukan itu adalah keputusan sendiri.Namun ingatlah 1 hal. Berpikirlah positif .

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Baca 1

Memaafkan…

02 Mei
Memaafkan? Wah…Sulit tuh!
Bagaimana jadinya yach jika suatu hari teman kita melakukan kesalahan yang sangat menyakitkan bagi kita? Haruskah diselesaikan dengan pertengkaran? Atau bisakah kita mengabulkan permintaan maafnya dengan tulus dan tanpa memarahinya meski kita berhak melakukannya?

Memecahkan permasalahan dengan pertengkaran dan perdebatan bukanlah solusinya, justru akan menambah rumit suatu permasalahan dan membuat suasananya semakin panas serta mengakibatkan permusuhan antara kita dengan teman kita. Mengapa harus diselesaikan dengan pertengkaran, jika teman yang kita anggap melakukan kesalahan sudah berani mengakui kesalahannya dan berani untuk meminta maaf kepada kita. Bisakah kita memaafkannya dengan tulus?


Memaafkan? kata yang mudah sekali untuk diucapkan tetapi mengapa banyak diantara kita belum bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari? Didalam Al-Qur’an pun ALLOH telah memerintahkan untuk memaafkan dan berbuat baik, meskipun membalas kejahatan dengan kejahatan serupa tidak dilarang asalkan sama dengan kejahatan yang dilakukan kepada kita. Tetapi memaafkan kesalahan akan mendapatkan ganti yang lebih baik dari ALLOH. “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas tanggungan ALLOH. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zhalim” (QS Asy-Syura:40).

Dalam berteman, benar nggak sih kalau kita adalah manusia yang paling sempurna yang tidak pernah melakukan kesalahan sekalipun kepada teman kita. jika kita mau jujur, setiap manusia termasuk kita juga pernah melakukan kesalahan. Begitupula sahabat atau teman kita mereka juga seorang manusia kan? Bukankah manusia  tempatnya salah atau lupa? Tidak hanya itu, besar kecilnya suatu kesalahan tergantung bagaimana kita melihatnya. Jiak kita memiliki hati yang kecil maka sekecil apapun kesalahan tersebut kita akan memandangnya sebagai sebuah kesalahan yang besar.

Jika kita belum dapat memaafkan teman yang telah mengakui kesalahannya dan berani untuk meminta maaf pada kita, coba kita bayangkan jika kejadiannya itu berubah. Artinya kita yang melakukan kesalahan terhadap teman kita, dan sudah berusaha meminta maaf serta mnyesal dan berjanji tidak akan mengulangi kembali. Tetapi teman kita tetap tidak mau memaafkan kesalahan kita. Bagaimana perasaanmu? Sedih kan? Jika kita tersiksa dengan hal ini dan sangat menyesal mengapa melakukan kesalahan kepadanya, mka teman kita juga punya perasaan yang sama jika kita tidak memaafkan kesalahannya. Dengan memaafkan kesalahan teman kita, maka kita tidak akan rugi. ALLOH akan memberi pahala dan mengganti dengan yang lebih baik, apabila kita memaafkannya dengan tulus. Justru kita akan rugi jika tidak mau menerima permintaan maafnya, kita akan kehilangan teman. Dan inget, mencari teman lebih sulit daripada mencari musuh.

Janji ALLOH apabila kita mau memaafkan kesalahan teman kita adalah sebagaimana firman-Nya,”…dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa ALLOH mengampunimu…?” (QS: An-Nur:22). Wah mau tidak diampuni ALLOH? “…Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahinya serta mengampuni (mereka)maka sesungguhnya ALLOH Maha Pengampun lagi Maha penyayang”( QS at-Taghabun:14).

Masih banyak ayat lainnya yang memerintahkan kita untuk memaafkan kesalahan orang lain. Karena orang yang memaafkan itu sangat mulia disisi ALLOH., meski orang yang bersalah dan menyakiti kita tidak mau meminta maaf dan tidak mengakui kesalahannya, tetapi kita sudah memaafkan kesalahannya terlebih dahulu dengan lapang dada. Karena  barangsiapa yang tidak membalas kesalahan orang lain karena ALLOH maka akan diganti oleh ALLOH dengan sesuatu yang lebih baik. Kita akan mendapatkan ampunan dari ALLOH (QS An-Nur:22). Dan pahalanya atas tanggungan ALLOH, “…Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas tanggungan ALLOH “ ( QS Asy-Syura: 40 ). Bagaimana sudah dapat memaafkannya kan?

Wahai kawanku, coba kita renungkan apakah selama ini teman kita sering melakukan kesalahan? Atau hanya satu kesalahan saja kemudian kita rela memutuskan hubungan persahabatan yang sudah terjalin selama ini? tentu tidak kan? Berlapang dadalah wahai kawan! Dengan memaafkan kita tidak akan kekurangan apapun, bahkan ALLOH akan memberikan pahala yang jauh lebih besar daripada sekedar pengorbananmu untuk memaafkan kesalahan temanmu.

Bagaimana bisa kan memaafkannya dengan tulus, ALLOH tidak akan mengingkari janji-Nya. Kalau kita tidak ingin kehilangan teman maka maafkan kesalahannya. Setuju khan?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selamat Pagi :)


Selamat Pagi sayang.. :) I love you..
Ini ada sarapan untukmu..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Untukmu

Gadisku, jika kau bertanya seberapa aku mencintaimu atau bila kau memintaku untuk meyakinkanmu bahwa aku adalah dia yang akan mendampingimu, maka hanya diam yang dapat ku tunjukkan. Jawaban itu ada pad dirimu sendiri. Seperti sebuah lagu, aku hanya dapat menghantarkan cerita yang akan kamu ketahui maknanya ketika ending dari cerita itu telah sampai padamu. Ketika kamu sudah mendengar semua isi lagu itu. Dan ketika itu, senyumku akan mengembang disana. :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku Ingin Melamarmu

Ketika pagi aku terbangun, sepi menyesak masuk ke dalam dada. Menikmati sebuah kesendirian hari tanpa seorang yang dapat kukecup keningnya mesra atau sekedar bertatap mata. Sepi. Satu kata yang dapat melukiskan semua. 

Untuk mu yang disana,
Aku ingin melamarmu dengan segala rasa yang ada dalam diriku. Aku ingin melamarmu dengan keyakinan dan ketetapan dalam langkahku. Aku ingin melamarmu bukan untuk menikmati fatamorgana dunia, tapi mendapatkan ketenangan hati ketika malam aku memelukmu. Aku ingin melamarmu dengan cerita yang berbingkai indah dalam hidup kita.

Seperti mentari pagi, kamu memberi secercah harapan bahagia dalam hariku. Aku ingin dapat menggenggam tanganmu atau menggelitikmu untuk mendengar tawa penyejuk hatiku. Tiada satu pun darimu yang sempurna, tapi denganmu semua menjadi sempurna. Tiada satu pun darimu yang tak kurindu, karena dengan rindu aku mencintaimu. Dengan rindu, kamu selalu duduk di hatiku.

Kamu adalah gadis yang duduk malu dibelakang papamu. Mencuri-curi tatap di balik punggung sang empunya dirimu. Apalah dayaku untuk mengambilmu darinya, kecuali ia menyilahkanku untuk menggenggam jemari putrinya.

Gadisku,
Bila waktu membuatku gila karena rindu, bukan kamulah yang ku rindu. Aku rindu untuk menjadi imammu. Menjalin cinta yang menenangkan hati dan pasti. Aku butuh untuk memastikan bahwa kau nanti pasti milikku. Aku butuh menenangkan diri bahwa kau akan menjadi makmumku. 

Canda dan tawa yang ku mau, adalah canda tawa dalam rumah kita. Rumah dimana kita menikmati hari sebagai keluarga. Kau akan menemukan sosok berbeda diriku disana. Karena ketika itu, antara aku dan kamu sudah tak ada lagi batas jiwa.

Aku ingin melamarmu dengan setulusnya jiwa.
Aku ingin melamrmu, dan kau berkata "YA"

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS